Pelatihan Jurnalistik Sebelum Menjadi Jurnalis (Latihan Menulis Feature)
Semarang—Cuaca
dingin sore (9/11) tidak menyurutkan semangat para mahasiswa mengikuti
pelatihan jurnalistik yang diadakan oleh BP2M. Meski beberapa saat yang lalu gerimis
turun, peserta tetap mendengarkan materi yang disampaikan dengan antusias. Mereka
duduk melingkar dengan mahasisiwi cantik semester tiga, Indah, sebagai
pusatnya. Indah yang kala itu menggunakan kaos putih panjang menjelaskan secara
rinci apa itu straight news dan feature.
BP2M
memberikan pelatihan kepada mahasiwa guna untuk memberi gambaran seperti apa
itu dunia jurnalistik. Pelatihan ini juga merupakan salah satu syarat untuk
menjadi jurnalis kampus. oleh karena itu, para peserta menanyakan segala hal
tentang straight news dan feature sebelum turun langsung meliput
berita.
Di
akhir pelatihan, Indah, reporter express memberikan tantangan kepada peserta
untuk membuat contoh feature. Ada raut kebingungan di wajah peserta. Dengan
ilmu yang baru diperoleh, mereka menuliskan berita berjenis feature. Jadilah sebuah berita feature
ala kadarnya dengan typo dimana-mana. Tapi hal itu tidak menjadi masalah. Heru,
reporter express yang kala itu menemani Indah, menjelaskan bahwa, seorang
jurnalis hanyalah bertugas menjadi menulis. Kesalahan penulisan bisa
diselesaikan dalam tahap self editing.
Comments
Post a Comment