Posts

Showing posts from November, 2014

Just Say Yes!!!

Image
“Kalau dikasih tahu, itu dicatat!” begitu ucapnya setiap kali aku salah berucap, padahal sebelumnya sudah dikasih tahu banyak hal. Ya, ya, ya. Aku memang tipe orang yang malas mendengarkan. Dan, terimakasih telah menyadarkanku. Kamu, entah orang ke berapa yang mengatakan itu padaku. Terlalu banyak hingga aku malas menghitung. Banyak orang yang bilang padaku untuk menulis apa saja yang penting. Apa yang kuperlukan. Rencanaku ke depan. Tapi itu semua hanya tertulis dan sedikit yang kukerjakan. Argh! Memang mudah berucap daripada melakukan. Seorang komedian cewek amerika pernah bilang gini, “Dengan kata ya, akan banyak hal baru yang akan didapat,” maka dari itu, saat disuruh jadi MC, aku bilang ya. Dan benar, aku banyak hal baru yang belum kudapatkan. Termasuk, keberanian. Just say yes if there is new adventure in your live J Jadi MC, pengalaman pertama berbicara di depan umum selain berpidato atau presentasi. Berbeda kasus. Dimana, harus kerja sama dengan partner , Yudi. Wa...

Katakan Cinta

Ini adalah cerpen ketiga yang saya kirim untuk mengikuti #KampusFiksi. Setelah dua kali gagal pada pendaftaran #KampusFiksi1 dan #KampusFiksi5, akhirnya dengan cerpen ini saya bisa mengikuti #KampusFiksi10. Selamat membaca, kamu :) :) :) “Jangan pergi dengannya!” “Kenapa?” “Karena aku mencintaimu.” *** Pandangan Luna tak pernah lepas dari pria berwajah tampan dan bertubuh atletis yang sedang menendang bola di lapangan. Lagi-lagi ia hanya berani memerhatikan Aldo dari bangku depan kelasnya. Tanpa menegur. Tanpa menyapa. Tanpa senyum. Hanya melihatnya cukup membuat Luna bahagia. “Hayo lo?” sebuah tangan menepuk bahu Luna. Luna menoleh dan mendapati seorang gadis berambut sebahu tengah tersenyum jahil kepadanya. “Apa?” “Lo lagi merhatiin si Aldo ya?”   “Nggak,” Luna menyanggah, “Siapa coba yang merhatiin dia.” “Semua murid juga tahu kalau lo sering merhatiin Aldo,” Tere memerhatikan Luna dari ujung rambut sampai ujung sepatu. Wajahnya ...

Merindukanmu

Kemarin pas ngopy film I Give My First Love To You , Eva tanya, kepada siapa kuberikan cinta pertamaku. Aku jadi teringat tentangmu. Bagaimana kabarmu sekarang? aku harap, kamu tak menemukan gadis menyebalkan selain aku. Gadis yang selalu menangis di saat tak bersamamu. Kadang, aku sangat membenci cinta pertama. Kenapa cinta pertama itu harus ada? Dan kenapa cinta pertamaku mengenaskan? Aku tak pernah mengungkapkan perasaanku padamu karena terlalu gengsi. Kita bersahabat sejak kecil. Kamu selalu menjagaku. Keluargamu menyayangiku. Tapi aku tak tahu apa yang terjadi selepas masa sekolah dasar. Kamu menjauh dari kehidupanku. Secara mendadak. Keluargamu serasa asing bagiku. Terlampau jauh jarak di antara kita. Bukan jarak Semarang-Jakarta tapi K-I-T-A. Kamu masih ingat waktu SD? Kamu tak pernah mempunyai teman bermain selain kita bertiga. Setiap pulang sekolah kamu selalu datang untuk bermain. Main kasti, petak umpet, maling-polisi, sudamanda, dan permainan lainnya yang sudah...

Merindukanmu

Kemarin pas ngopy film I Give My First Love To You , Eva tanya, kepada siapa kuberikan cinta pertamaku. Aku jadi teringat tentangmu. Bagaimana kabarmu sekarang? aku harap, kamu tak menemukan gadis menyebalkan selain aku. Gadis yang selalu menangis di saat tak bersamamu. Kadang, aku sangat membenci cinta pertama. Kenapa cinta pertama itu harus ada? Dan kenapa cinta pertamaku mengenaskan? Aku tak pernah mengungkapkan perasaanku padamu karena terlalu gengsi. Kita bersahabat sejak kecil. Kamu selalu menjagaku. Keluargamu menyayangiku. Tapi aku tak tahu apa yang terjadi selepas masa sekolah dasar. Kamu menjauh dari kehidupanku. Secara mendadak. Keluargamu serasa asing bagiku. Terlampau jauh jarak di antara kita. Bukan jarak Semarang-Jakarta tapi K-I-T-A. Kamu masih ingat waktu SD? Kamu tak pernah mempunyai teman bermain selain kita bertiga. Setiap pulang sekolah kamu selalu datang untuk bermain. Main kasti, petak umpet, maling-polisi, sudamanda, dan permainan lainnya yang sudah...