Let's Be The Best
Akhirnya,
aku merasakan malam keakraban yang diadakan oleh HIMATIKA Unnes. Rasanya lebih
menyenangkan daripada makrab-makrab yang sering kulihat di FTV Indonesia.
Ceritanya lebih menarik dari sekadar dua orang yang saling membenci lalu jatuh
cinta karena terjebak di hutan. Lebih manis dari cerita picisan macam itu.
Semuanya
bermula pada tanggal 25 Agustus 2014. Saat technical
meeting satu. Saat pertama kalinya berdiri di sebuah lapangan kecil yang di
sebelah pojok kanan lapangan terdapat musholla. Kami, imaginer, awalnya tak
mengenal satu sama lain. Berkat acara Gravika Wanna Be Something, kita jadi
kenal dan seperti keluarga.
Setelah
TM satu, kami jadi sering bertemu dan berunding ini dan itu. pertama, kita
berunding tentang yel-yel. Dari sore sampai malam kita membuat yel-yel sebagus
mungkin. Entah bagus atau tidak, yang jelas, kami membuatnya dengan sepenuh
hati dan suka cita.
Pagi
harinya, saat Gravika sesi satu, kami dengan senang hati menunjukkan yel-yel
yang sudah kami buat. Sayang dong, kalau sudah dibuat dengan kerja keras nggak
diperlihatkan ke orang-orang.
Gravika
sesi satu memperkenalkan dosen-dosen yang akan membimbing kami selama masa
kuliah dan organisasi-organisasi di jurusan matematika. Organisasi pertama yang
diperkenalkan adalah PMC (Project Mathematics Club). PMC sendiri adalah
organisasi yang mengurus dan membuat alat peraga di laboratoium matematika.
Bukan hanya itu, PMC juga banyak melakukan kegiatan yang berhubungan langsung
dengan masyarakat sekitar. Misalnya, kewirausahaan dalam bidang aksesoris,
kunjungan laboratoium, dll.
Organisasi
selanjutnya adalah MCC (Mathematics Computing Club). Markas besar organisasi
ini juga di laboratorium matematika (D10). Untuk mengikuti organisasi ini harus
lolos seleksi. Apa saja seleksinya? Yang jelas ada mata kuliah apa gitu yang
harus memenuhi target. Untuk lebih jelasnya, nanti akan diumumkan pada semester
empat. Enaknya lagi kalau gabung di MCC, kita bisa dekat dengan para dosen.
Karena selain mahasiswa, anggota MCC juga adalah dosen. Dan yang lebih
menggembirakan dari kabar gembira mastin adalah kalau ikut MCC lebih mudah
untuk menjadi asisten dosen. Pengenalan MCC ditutup dengan game yang think
before do. Ada hadiahnya, pasti. Dan orang beruntung yang mendapatkan hadiah
itu adalah AKU. hehe. Penasaran apa hadiahnya? Hadiahnya flashdisk. Lumayan kan
buat tambahan kalau ngopy film hehehehe.
Gravika
sesi kedua mengenalkan underbow-underbow HIMATIKA. Apa sih Underbow itu?
underbow adalah organisasi di bawah HIMATIKA. Ada enam underbow. Diantaranya
MSC (Mathematics Study Club), MJC ( Mathematics Journalism Club), SIGMA (Study
Islamic Group Mathematics), MEC (Mathematics English Club), KIM (Karya Ilmiah
Matematika) dan The Mate.
Acara
puncak yang paling ditunggu-tunggu adalah Gravika sesi tiga. kenapa? Karena
acaranya Cuma senang-senang. Dari unnes,
kita berangkat pukul enam. Pastinya, kumpul di mushola rektorat. Naik truk,
desak-desakkan, ketiduran di truk menjadi pengalaman menarik yang tak bisa dilupakan.
Sampai di tempat kita kehausan. Panas pake banget, banget, banget.
Sorenya,
kita langsung game. Game pertama itu estafet sarung. Game ini mengajarkan kita
untuk bekerja sama. Game kedua estafet kelereng. Dan game ketiga yang paling
seru. Estafet air, coy. Basah semua tapi seru sih.
Malam
harinya, kita pensi. Imaginer sendiri menampilkan drama komedi. Kebayang dong
gimana susahnya nyusun drama yang bisa membuat audience tertawa. Susahnya itu
di sini (nunjuk perut karena lapar hehehe :p). Akhirnya, salah satu anggota
Imaginer memberi ide untuk membuat parodi dari acara gravika itu sendiri.
Dan
hal yang paling menyenangkan adalah melihat mereka tertawa karena lawakan dari
kami. Meski di akhir acara ditegur oleh panitia, karena menghina kegiatan dan
organisasi. Tapi katanya, itu hanya akting.
Yang
jelas, dari acara gravika, dari Imaginer, aku belajar bagaimana melakukan hal
terbaik dalam hidup. Nggak setengah-setengah. Jadi, hasilnya pasti lebih
memuaskan.

keren :D
ReplyDelete