Posts

Showing posts from February, 2015

Kakao untuk Kayla

Mata Dyko tertancap pada gadis berkuncir ekor kuda. Segera, Dyko melepas handuk lalu memakai seragam putih abu-abu. Tangannya meraih jel dan merapikan rambut keriwilnya yang hampir menyentuh telinga. Dyko kembali berkaca, merapikan kerah dan ujung seragam. Dyko baru keluar kamar setelah menyemprotkan parfum. Langkah Dyko berhenti di dapur. Tak sempat sarapan, sudah pukul enam empat puluh. Dyko hanya mengambil kunci motor di atas kulkas. Senyum simpul terukir di wajahnya. Gadis di terasnya pasti akan tercengang. “Dyko!” Kayla kembali berteriak, “lama banget sih!” Dyko tak mengindahkan teriakan Kayla. Malah asyik mengelap motor barunya. “Dyko!” Alis Kayla terangkat melihat Dyko keluar tanpa sepeda gunung yang biasa mereka gunakan. Sudah berganti Ninja merah keluaran terbaru. “Keren kan, Kay?” pamer Dyko dengan senyum sok ganteng. Menampakkan lesung pipit di wajahnya. Kayla berkacak pinggang lalu pergi meninggalkan rumah Dyko. Dyko hanya menggaruk kepala...